“Naik Kelas” Dalam Hidup


Image Source : vector pocket


Pernah suatu ketika di awal 2016, saya tiba-tiba dapet “penerimaan” / firasat di pikiran saya, kalau di 2019 nanti, akan ada suatu hal yang merubah hidup saya, perubahan besar, entah “a good beginning” atau “a good ending”, atau kesadaran secara penuh untuk saya memaknai hidup saya di usia ke 26 tahun ini?

Kemudian datanglah hari ini.

Hari ini tanggal 7 Desember 2019.

Saya sampai dirumah sekitar jam 10 malam, dan sepanjang jalan menuju rumah tadi saya flashback semua hal yang terjadi di tahun ini.

Luar biasanya adalah… saya bersyukurrrrr banget, bahkan air mata yang tertumpah sampai di 2019 ini, dapat membawa saya menjadi si Lolita versi hari ini.

Lolita yang seperti apa?

Lolita yang menyadari bahwa saya berhasil menghadapi masa-masa sulit di hidup saya, dimana saya harus melepas banyak harapan yang dulu saya kira itu “yang terbaik”.

Kemudian saya flashback lagi.. 

“Iya juga ya... kalau saya ga hadapin itu semua, mana saya tau saya akan berdiri sebagai Lolita versi hari ini?” Lolita yang semakin di sadarkan Tuhan akan "nilai sempurna” kehidupan saya… 

Oke, now apa maksudnya sih pengertian “nilai sempurna” di mata seorang Lolita hari ini?


Sempurna karena si Lolita ini mau “menerima".

Sampai situ dulu, ga perlu jauh-jauh.


Oke, menerima apa sih?

Menerima hal-hal yang ga bisa saya kontrol. 

Kenapa?

Simply karena semakin kita berusaha mengontrol hal-hal yang kita hadapi, semakin kecewa kita hasilnya.

Akhir-akhir ini saya belajar, bahwa kita hidup bukan untuk mengontrol apa yang akan terjadi sama kita didepan, tapi… lebih ke mempersiapkan diri menghadapi apa yang akan terjadi di depan. 

Loh tapi kalo kita berusaha kan setidaknya bisa mengontrol apa yang akan terjadi dong..?

Nah, bukan mengontrol itu namanya, tapi mengantisipasi. Yang dengannya, kita jadi mempersiapkan diri, tapi tetap hasilnya kita ga pernah tau. 

Karena yang bertugas mengontrol itu bukan manusia, tapi Tuhan.

Kabar baiknya adalahhhh… kita di bebaskan untuk memilih cara.

Cara apa?

Cara menghadapinya :)

Kita mau berlarut-larut, atau moving forward? karena apa yang sedang kamu hadapi.. terlepas dari se-sakit apa yang kamu rasakan, itu pasti ada new chapter yang sedang menunggu untuk kita hadir sepenuhnya disitu.

Jangan khawatir, semakin sedih dan sulit rasanya, itu tandanya... kita mau “naik kelas”.. :)

Ingat cerita saya menjelang akhir tahun 2016? se-sedih itu... se-jatuh itu. Apakah kesedihan saya cuma sampai disitu dan ga ada lagi setelahnya? 

Tidak. Masih banyak yang terjadi setelahnya, tapi saya yakin... ini semua akan "membentuk" saya.

Jadi.. sudah berapa kali rasanya kamu "naik kelas” ? inget juga kalimat populer yang bilang.. “ilmu itu ga ada batasnya..” sama loh kayak hidup. 

Tinggal seberapa kamu mau “diangkat” Tuhan sampai kelas “akhir” yang Tuhan tuliskan, atau kita mau menyerah sampai “dikelas ini saja Tuhan, saya ga sanggup?

It’s your call.

:)

Cheers,
Lolita

Comments

Popular Posts